<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress.com" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>harddisk &amp;laquo; WordPress.com Tag Feed</title>
	<link>http://wordpress.com/tag/harddisk/</link>
	<description>Feed of posts on WordPress.com tagged "harddisk"</description>
	<pubDate>Fri, 18 Jul 2008 21:59:38 +0000</pubDate>

	<generator>http://wordpress.com/tags/</generator>
	<language>en</language>

<item>
<title><![CDATA[Adobe Audition Saya Dirubah Setan]]></title>
<link>http://kosongempatsembilan.wordpress.com/?p=432</link>
<pubDate>Fri, 18 Jul 2008 16:23:46 +0000</pubDate>
<dc:creator>Mr. Fortynine</dc:creator>
<guid>http://kosongempatsembilan.wordpress.com/?p=432</guid>
<description><![CDATA[Tadi malam saya memindahkan data data yang tersimpan di pita kaset untuk diubah menjadi data digital]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Tadi malam saya memindahkan data data yang tersimpan di pita kaset untuk diubah menjadi data digital yang bisa dibaca oleh harddisk dan perangkat perangkat lainnya macam mp3 player dan memory handphone dengan menggunakan software bajakan bernama Adobe Audition. Saya akui software ini ciamik sekali untuk seorang yang suka sok mixing dan sok mastering sound system macam saya ini. Adobe Audition terasa user friendly buat saya. Bukan karena memang benar benar user friendly melainkan karena saya ga pernah dan malas belajar software lain yang sekeyakinan dan semanhaj dengan Adobe Audition.</p>
<p>Proyeknya tadi malam adalah album pertama /rif yang berjudul Radja dan album kedua mereka yang berjudul Salami. Selama proses pengiriman suara, handphone harus dijauhkan dari komputer dan tape recorder untuk menghindari feedback, yang mana feedback ini akan ikutan terekam. Sementara sound di komputer juga harus di non aktifkan semuanya. Serta guna kelancaran ritual pengiriman suara, apalagi buat kompi kompi ber”RAM” tingkat rendahan seperti 256 MB misalnya, disarankan agar tidak melakukan hal hal lain selain merekam. Maka sementara memutar satu kaset penuh sayapun hanya bisa bengong menunggu prosesi sakral ini usai.</p>
<p>Sayangnya dan anehnya, setelah terkantuk kantuk menunggu proses pengiriman data yang menggunakan media perantara tape recorder dan CPU itu berakhir, saya menemukan bahwasanya suara yang terekam oleh Adobe Audition ternyata lebih tinggi daripada bisanya. Bahkan terlalu tinggi. Tinggi disini bukan seperti misalnya kalau si <a href="http://manusiasuper.wordpress.com/">Fadil</a> disandingkan dengan pemain Shaq O’Neal, melainkan macam tingginya suara Candil dengan bandingan <a href="http://amed.wordpress.com/2008/07/12/bono/">suaranya Nadeera....</a></p>
<p>Intinya dan pada kesempatan kesempatan perekaman sebelumnya, suara yang biasanya terekam adalah alunan suara suara nan indah bening dan memikat hati. Hal ini dikarenakan oleh: Pertama; Tape yang digunakan untuk memutar kaset adalah <a href="http://kosongempatsembilan.wordpress.com/2008/04/21/antara-duta-mall-sales-dan-sony/">tape yang teritung baru</a>, plus bagian head* pemutarnya yang merupakan faktor utama pengirim suara selalu saya bersihkan dan saya rawat.</p>
<p>Kedua; karena <a href="http://kosongempatsembilan.wordpress.com/generasi-biru-3/album/koleksi-kaset-dewa-19/">kaset</a> saya memang terawat, jauh dari jamur dan pita yang terlipat atau kusut macam wajah para gadis gadis ABG ketika menangisi idola gantengnya kalah dalam perolehan sms. Sehingga kualitas suara yang dihasilkannya masih tetap seperti asalnya. Bukan terdengar baru lhoo. Jadi misalnya ada kaset Koes Bersaudara yang kualitas suaranya mono ya tetap saja mono, hanya kualitasnya tidak meredup apalagi berubah jadi hancur.</p>
<p>Dan yang ketiga, ya karena kecanggihan software untuk merekamnya itu tadi. Dulu saya pakai Nero Wave Editor. Sekarang software itu sudah ditinggalkan dan tergantikan keberadaannya oleh Adobe Audition. Meskipun pada kenyataannya masih banyak fitur fitur dari Adobe Audition yang tidak saya maksimalkan fungsinya.</p>
<p>Nah, kembali kepada soal gangguan setan. Entah setan cantik darimana yang sedang nafsu dengan saya sehingga menjahili saya dengan menggangu settingan untuk input suaranya. Input dari luar CPU yang bisa direkam oleh Adobe Audition adalah suara suara yang berasal dari Compact Disc, Line In (dalam hal ini saya jadikan default sebagai media penghantar suara dari tape recorder), dan yang terakhir adalah dari colokan Microphone.</p>
<p>Anehnya,seperti ada yang menggerakkan sendiri, settingan volumenya tiba tiba saja berubah dari default menjadi tingkatan paling akhir sehingga tidak ada suara yang bisa direkam oleh Adobe Audition. Saya lantas merubahnya menjadi volume maksimal, edannya: perubahan tersebut ternyata malahan menghasilkan suara rekaman alat musik yang tinggi cempreng macam kaleng rombeng yang dipukul pukul pakai tongkat besi butut, sementara itu teriakan vokal Andy /rif berubah jadi macam teriakannya pecandu pecandu microphone dan megaphone yang terpasang di <a href="http://arifkurniawan.wordpress.com/2008/04/22/musibah-di-rumah-ibadah/">rumah ibadah</a>. Yang mana biasanya mereka mereka itu meracuni pendengaran tetangga tetangga yang tidak bersalah dan belum tentu berminat dengan test kekecangan sound system rumah ibadah dan vokal mereka dengan suara dahsyat menggelegar bak komando perang lawan setan yang mereka keluarkan.</p>
<p>Setelah ganti kaset dan melakukan beberapa penyesuaian serta ujicoba ulang, beruntungah bahwasanya settingan perekaman Adobe Auditon telah berhasil kembali seperti semula. Meski untuk itu saya tentunya harus melakukan take ulang terhadap kaset kaset dari album /rif.</p>
<p>Oh iya kalau memang benar yang menggangu settingan itu setan cantik betulan, apalagi kalau tampangnya dan bodynya betul betul mirip wanita cantik ras manusia, tentu ga ada salahnya kalau malam ini itu setan datang lagi sambil bugil dan horny...</p>
<p>Mau mencoba meniru proses perekaman? Gampang. Cuma diperlukan tape recorder yang ada jack input outputya untuk dicolokkan ke komputer. Lalu tinggal transfer data dari pita kaset anda ke komputer dengan dibantu oleh software yang sepadan atau hampir sepadan dengan Adobe Audition.</p>
<p>*cuma bahasa saya. Saya tidak tahu nama ilmiah atau nama elektroniknya. Pokoknya letak bendanya ada di bagian paling bawah dan persis di tengah. Biasanya benda tersebut bersentuhan dengan busa tengah kaset ketika terjadi acara persetubuhan antara kaset dan tape recorder.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Toshiba SSDs Disk]]></title>
<link>http://techtr.wordpress.com/?p=45</link>
<pubDate>Thu, 17 Jul 2008 02:30:01 +0000</pubDate>
<dc:creator>harbisey</dc:creator>
<guid>http://techtr.wordpress.com/?p=45</guid>
<description><![CDATA[SSDS Disk
Toshiba SSDs hard disk piyasadaki ürünlere göre daha az enerji tüketiyor. Bu sayede la]]></description>
<content:encoded><![CDATA[[caption id="attachment_46" align="alignleft" width="276" caption="SSDS Disk"]<a href="http://techtr.files.wordpress.com/2008/07/ssds-hard-disk.jpg"><img class="size-full wp-image-46" src="http://techtr.wordpress.com/files/2008/07/ssds-hard-disk.jpg" alt="SSDS Disk" width="276" height="190" /></a>[/caption]
<p>Toshiba SSDs hard disk piyasadaki ürünlere göre daha az enerji tüketiyor. Bu sayede laptopların pil ömrünü uzatması ürünün en büyük avantajı. Toshiba SSDs hard diskler, piyasadaki benzer ürünlerden farklı olarak 5400 RPM. Şu an piyasadaki  1.8 inçlik ürünler 4200 RPM ile çalışıyor. Bu sayede SSDs hard disk kullanan laptopların performansı biraz daha artmış olacak. Hard disk 8 Mb önbelleğe sahip. Ayrıca ortalama erişim süresi 15 ms.</p>
<p>Ürünün diğer bir özelliği ise piyasadaki ürünlere göre daha az enerji tüketmesi. Bu sayede laptopların pil ömrünü uzatmış oluyor.</p>
<p>Toshiba’dan yapılan açıklamada, ürünün 30, 60 ve 120 GB’lık modellerinin piyasaya sürüleceğini duyurdu. Ağustos ayında piyasada çıkması beklenen SSDs yurt dışı satış fiyatı ise 299$, 449$ ve 679$ olması bekleniyor.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Memperbaiki Bad Sector Pada Harddisk anda]]></title>
<link>http://opiektianshi.wordpress.com/?p=30</link>
<pubDate>Wed, 16 Jul 2008 12:00:01 +0000</pubDate>
<dc:creator>opiek</dc:creator>
<guid>http://opiektianshi.wordpress.com/?p=30</guid>
<description><![CDATA[Memperbaiki harddisk yang bad Sector
Harddisk adalah media penyimpan yang sangat penting pada comput]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size:small;"><strong><span style="color:#285898;font-family:&#34;" lang="EN-US">Memperbaiki harddisk yang bad Sector</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;" lang="EN-US"></span></span></p>
<p><span class="default"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;" lang="EN-US">Harddisk adalah media penyimpan yang sangat penting pada computer. Sayangnya umur pemakaian yang terbatas. Kerusakan pada harddisk dapat disebabkan beberapa hal. Misalnya :</span></span></p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><span class="default"><span style="font-family:&#34;" lang="EN-US"><span style="font-size:x-small;">Power supply yang tidak memadai dan merusak kontroller harddisk dan motor. </span></span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span class="default"><span style="font-family:&#34;" lang="EN-US"><span style="font-size:x-small;">Harddisk terjatuh dan merusak mekanik didalamnya atau minimal terjadi bad sector. </span></span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span class="default"><span style="font-family:&#34;" lang="EN-US"><span style="font-size:x-small;">Terlalu sering dibawa bawa tanpa pengaman membuat platter harddisk rusak karena goncangan berlebih. </span></span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span class="default"><span style="font-family:&#34;" lang="EN-US"><span style="font-size:x-small;">Suhu didalam harddisk yang panas membuat kondisi harddisk dalam lingkungan tidak stabil.</span></span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span class="default"><span style="font-family:&#34;" lang="EN-US"><span style="font-size:x-small;">Kondisi MTBF/umur harddisk, sudah tercapai dan akan rusak.</span></span></span></li>
</ul>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;" lang="EN-US">Hal yang masih dapat dilakukan untuk memperbaiki harddisk yang terkena bad sector adalah hanya kondisi dimana harddisk masih berputar, keadaan controller harddisk masih bekerja. Tetapi keadaan ini masih dibagi lagi, bila ingin mengunakan harddisk yang terkena bad sector. <span class="default">Masalah penyebab bad sector adalah salah satu kerusakan yang sering terjadi. Kondisi kerusakan oleh bad sector dibedakan oleh 3 keadaan. </span></span></p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><span class="default"><span style="font-family:&#34;" lang="EN-US"><span style="font-size:x-small;">Kondisi dimana platter harddisk aus. Pada kondisi ini harddisk memang sudah tidak dapat digunakan. Semakin lama harddisk semakin rusak dan tidak berguna lagi untuk dipakai sebagai media storage.</span></span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span class="default"><span style="font-family:&#34;" lang="EN-US"><span style="font-size:x-small;">Kondisi platter yang aus tetapi belum mencapai kondisi kritis. Kondisi ini dapat dikatakan cukup stabil untuk harddisk. Kemungkinan harddisk masih dapat diperbaiki karena platter masih mungkin dilow level.</span></span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span class="default"><span style="font-family:&#34;" lang="EN-US"><span style="font-size:x-small;">Kondisi platter yang aus, baik kondisi yang parah atau ringan tetapi kerusakan terdapat di cluster 0 (lokasi dimana informasi partisi harddisk disimpan). Kondisi ini tidak memungkinkan harddisk diperbaiki.</span></span></span></li>
</ul>
<p style="margin:0;"><span class="default"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;" lang="EN-US">Membicarakan keadaan harddisk untuk diperbaiki hanya memungkinkan perbaikan pada kondisi ke 2, dimana permukaan harddisk masih stabil tetapi terdapat kerusakan ringan di beberapa tempat.</span></span></p>
<table class="MsoNormalTable" style="background:#ffcc00;width:100%;" border="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td style="background-color:transparent;border:#f0f0f0;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:x-small;"><span lang="EN-US">Tujuan</span><span style="font-size:12pt;font-family:&#34;" lang="EN-US"></span></span></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><span class="default"><span style="font-family:&#34;" lang="EN-US"><span style="font-size:x-small;">Upaya untuk mengunakan harddisk yang terdapat bad sector</span></span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span class="default"><span style="font-family:&#34;" lang="EN-US"><span style="font-size:x-small;">Men-eliminasi lokasi kerusakan pada bad sector.</span></span></span></li>
</ul>
<table class="MsoNormalTable" style="background:#ffcc00;width:100%;" border="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td style="background-color:transparent;border:#f0f0f0;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:x-small;"><span lang="EN-US">Tahapan 1</span><span style="font-size:12pt;font-family:&#34;" lang="EN-US"></span></span></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="margin:0;"><span class="default"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;" lang="EN-US">Sebelum melakukan tahapan selanjutnya sebaiknya mengunakan tahapan 1 untuk memastikan kondisi platter harddisk yang rusak. Untuk mengetahui hal ini harddisk harus dilakukan LOW LEVEL FORMAT (LLF). LLF dapat dilakukan dari BIOS atau Software. Untuk BIOS, beberapa PC lama seperti generasi 486 atau Pentium (586) memiliki option LLF. Atau dapat mengunakan software LLF. Untuk mendapatkan software LLF dapat diambil di Site pembuat harddisk. Atau mencari utiliti file seperti <strong>hddutil.exe</strong> (dari Maxtor - MaxLLF.exe) dan <strong>wipe.exe</strong> versi 1.0c 05/02/96.</span></span></p>
<p style="margin:0;"><span class="default"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;" lang="EN-US">Fungsi dari software LLF adalah menghapus seluruh informasi baik partisi, data didalam harddisk serta informasi bad sector. Software ini juga berguna untuk memperbaiki kesalahan pembuatan partisi pada FAT 32 dari Windows Fdisk.</span></span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;" lang="EN-US">Setelah menjalankan program LLF, maka harddisk akan benar-benar bersih seperti kondisi pertama kali digunakan.</span></p>
<p style="margin:0;"><span class="default"><span style="font-size:10pt;color:red;font-family:&#34;" lang="EN-US">Peringatan</span></span><span class="default"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;" lang="EN-US"> : Pemakaian LLF software akan menghapus seluruh data didalam harddisk</span></span></p>
<table class="MsoNormalTable" style="background:#ffcc00;width:100%;" border="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td style="background-color:transparent;border:#f0f0f0;padding:0.75pt;">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:x-small;"><span lang="EN-US">Tahapan 2</span><span style="font-size:12pt;font-family:&#34;" lang="EN-US"></span></span></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="margin:0;"><span class="default"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;" lang="EN-US">Proses selanjutnya adalah dengan metode try dan error. Tahapan untuk sesi ini adalah :</span></span></p>
<p style="margin:0;"><span class="default"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;" lang="EN-US">a. Membuat partisi harddisk : Dengan program FDISK dengan 1 partisi saja, baik primary atau extended partisi. Untuk primary dapat dilakukan dengan single harddisk , tetapi bila menghendaki harddisk sebagai extended, diperlukan sebuah harddisk sebagai proses boot dan telah memiliki primary partisi (partisi untuk melakukan booting).</span></span></p>
<p style="margin:0;"><span class="default"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;" lang="EN-US">b. Format harddisk : Dengan FORMAT C: /C. Penambahan perintah /C untuk menjalankan pilihan pemeriksaan bila terjadi bad sector. Selama proses format periksa pada persentasi berapa kerusakan harddisk. Hal ini terlihat pada gambar dibawah ini.</span></span></p>
<p style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span lang="EN-US"></span></p>
<p style="margin:0;"><span class="default"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;" lang="EN-US">Ketika program FORMAT menampilkan Trying to recover allocation unit xxxxxx, artinya program sedang memeriksa kondisi dimana harddisk tersebut terjadi bad sector. Asumsi pada pengujian dibawah ini adalah dengan Harddisk Seagate 1.2 GB dengan 2 lokasi kerusakan kecil dan perkiraan angka persentasi ditunjukan oleh program FORMAT :</span></span></p>
<div>
<table class="MsoNormalTable" style="width:75%;" border="1" cellpadding="0" width="75%">
<tbody>
<tr>
<td style="background:#ff9900;width:35%;border:#f0f0f0;padding:0.75pt;" width="35%">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:x-small;"><strong><span lang="EN-US">Kondisi</span></strong><span style="font-size:12pt;font-family:&#34;" lang="EN-US"></span></span></p>
</td>
<td style="background:#ff9900;width:31%;border:#f0f0f0;padding:0.75pt;" width="31%">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:x-small;"><strong><span lang="EN-US">Display pada program Format</span></strong><span style="font-size:12pt;font-family:&#34;" lang="EN-US"></span></span></p>
</td>
<td style="background:#ff9900;width:34%;border:#f0f0f0;padding:0.75pt;" width="34%">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:x-small;"><strong><span lang="EN-US">persentasi yang dapat digunakan</span></strong><span style="font-size:12pt;font-family:&#34;" lang="EN-US"></span></span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="background:#3399ff;width:35%;border:#f0f0f0;padding:0.75pt;" width="35%">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:x-small;"><span lang="EN-US">Baik</span><span style="font-size:12pt;font-family:&#34;" lang="EN-US"></span></span></p>
</td>
<td style="background:#3399ff;width:31%;border:#f0f0f0;padding:0.75pt;" width="31%">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:x-small;"><span lang="EN-US">0-20%</span><span style="font-size:12pt;font-family:&#34;" lang="EN-US"></span></span></p>
</td>
<td style="background:#3399ff;width:34%;border:#f0f0f0;padding:0.75pt;" width="34%">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:x-small;"><span lang="EN-US">20%</span><span style="font-size:12pt;font-family:&#34;" lang="EN-US"></span></span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="background:yellow;width:35%;border:#f0f0f0;padding:0.75pt;" width="35%">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:x-small;"><span lang="EN-US">Bad sector</span><span style="font-size:12pt;font-family:&#34;" lang="EN-US"></span></span></p>
</td>
<td style="background:yellow;width:31%;border:#f0f0f0;padding:0.75pt;" width="31%">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:x-small;"><span lang="EN-US">21%</span><span style="font-size:12pt;font-family:&#34;" lang="EN-US"></span></span></p>
</td>
<td style="background:yellow;width:34%;border:#f0f0f0;padding:0.75pt;" width="34%">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:x-small;"><span lang="EN-US">Dibuang</span><span style="font-size:12pt;font-family:&#34;" lang="EN-US"></span></span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="background:#3399ff;width:35%;border:#f0f0f0;padding:0.75pt;" width="35%">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:x-small;"><span lang="EN-US">Baik</span><span style="font-size:12pt;font-family:&#34;" lang="EN-US"></span></span></p>
</td>
<td style="background:#3399ff;width:31%;border:#f0f0f0;padding:0.75pt;" width="31%">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:x-small;"><span lang="EN-US">22-89%</span><span style="font-size:12pt;font-family:&#34;" lang="EN-US"></span></span></p>
</td>
<td style="background:#3399ff;width:34%;border:#f0f0f0;padding:0.75pt;" width="34%">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:x-small;"><span lang="EN-US">67%</span><span style="font-size:12pt;font-family:&#34;" lang="EN-US"></span></span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="background:yellow;width:35%;border:#f0f0f0;padding:0.75pt;" width="35%">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:x-small;"><span lang="EN-US">Bad sector</span><span style="font-size:12pt;font-family:&#34;" lang="EN-US"></span></span></p>
</td>
<td style="background:yellow;width:31%;border:#f0f0f0;padding:0.75pt;" width="31%">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:x-small;"><span lang="EN-US">91%</span><span style="font-size:12pt;font-family:&#34;" lang="EN-US"></span></span></p>
</td>
<td style="background:yellow;width:34%;border:#f0f0f0;padding:0.75pt;" width="34%">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:x-small;"><span lang="EN-US">Dibuang</span><span style="font-size:12pt;font-family:&#34;" lang="EN-US"></span></span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="background:#3399ff;width:35%;border:#f0f0f0;padding:0.75pt;" width="35%">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:x-small;"><span lang="EN-US">Baik</span><span style="font-size:12pt;font-family:&#34;" lang="EN-US"></span></span></p>
</td>
<td style="background:#3399ff;width:31%;border:#f0f0f0;padding:0.75pt;" width="31%">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:x-small;"><span lang="EN-US">91-100%</span><span style="font-size:12pt;font-family:&#34;" lang="EN-US"></span></span></p>
</td>
<td style="background:#3399ff;width:34%;border:#f0f0f0;padding:0.75pt;" width="34%">
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:x-small;"><span lang="EN-US">9%</span><span style="font-size:12pt;font-family:&#34;" lang="EN-US"></span></span></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<p style="margin:0;"><span class="default"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;" lang="EN-US">c. Buat partisi kembali : Dengan FDISK, buang seluruh partisi didalam harddisk sebelumnya, dan buat kembali partisi sesuai catatan kerusakan yang terjadi. Asumsi pada gambar bawah adalah pembuatan partisi dengan Primary dan Extended partisi. Pada Primary partisi tidak terlihat dan hanya ditunjukan partisi extended. Pembagian pada gambar dibawah ini adalah pada drive <span style="color:#cc0000;">D dan F (22MB dan 12 MB)</span> dibuang karena terdapat bad sector. Sedangkan pada<span style="color:blue;"> E dan G ( 758MB dan 81MB)</span> adalah sebagai drive yang masih dalam kondisi baik dan dapat digunakan. </span></span></p>
<p style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span lang="EN-US"></span></p>
<p style="margin:0;"><span class="default"><em><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;" lang="EN-US">Bila anda cukup ngotot untuk memperbaiki bad sector anda, dapat juga dilakukan dengan try-error dengan mengulangi pencarian lokasi bad sector pada harddisk secara tahapan yang lebih kecil, misalnya membuat banyak partisi untuk memperkecil kemungkinan terbuangnya space pada partisi yang akan dibuang. Semakin ngotot untuk mencari kerusakan pada tempat dimana terjadi bad sector semakin baik, hanya cara ini akan memerlukan waktu lebih lama walaupun hasilnya memang cukup memuaskan dengan memperkecil lokasi dimana kerusakan harddisk terjadi. </span></em></span></p>
<p style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span lang="EN-US"></span></p>
<p style="margin:0;"><span class="default"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;" lang="EN-US">d. Untuk memastikan apa bad sector sudah terletak pada partisi harddisk yang akan dibuang, lakukan format pada seluruh letter drive dengan perintah FORMAT /C. Bila bad sector memang terdapat pada partisi yang dibuang (asumsi pada pengujian bad sector terletak pada letter drive D dan F), maka partisi tersebut dapat langsung dibuang. Tetapi bila terjadi kesalahan, misalnya kerusakan bad sector tidak didalam partisi yang akan dibuang melainkan terdapat pada partisi yang akan digunakan, anda harus <span style="color:blue;">mengulangi kembali proses dari awal dengan membuang partisi dimana terdapat kesalahan dalam membagi partisi yang terkena bad sector</span>. Hal yang perlu diingat : Pembuatan partisi dilakukan dari awal ke akhir, misalnya C, D, E dan selanjutnya. Untuk membuang partisi mengunakan cara sebaliknya yaitu dari Z ke C. Kesalahan dalam membuang dan membuat partisi yang acak acakan akan mengacaukan sistem partisi harddisk.</span></span></p>
<p style="margin:0;"><span class="default"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;" lang="EN-US">e. Proses selanjutnya adalah membuang partisi yang tidak digunakan lagi. Setelah melakukan pemeriksaan dengan program FORMAT, maka pada proses selanjutnya adalah membuang partisi yang mengandung bad sector. Pada gambar dibawah ini adalah: Tahap membuang 2 partisi dengan FDISK untuk letter drive D dan E. Untuk E dan G adalah partisi letter drive yang akan digunakan.</span></span></p>
<p style="text-align:center;margin:0;" align="center"> </p>
<p style="margin:0;"><span class="default"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;" lang="EN-US">F. Pada akhir tahapan anda dapat memeriksa kembali partisi harddisk dengan option 4 (Display partitisi) pada program FDISK, contoh pada gambar dibawah ini adalah tersisa 3 drive : C sebagai primary partisi (tidak terlihat), 2 extended partisi yang masih baik dan partisi yang mengandung bad sector telah dihapus.</span></span></p>
<p style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span lang="EN-US"></span></p>
<p style="margin:0;"><span class="default"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;" lang="EN-US">G. Akhir proses. Anda memiliki harddisk dengan kondisi yang telah diperbaiki karena bad sector. Letter drive dibagi atas C sebagai Primary partisi dan digunakan sebagai boot, D (758MB) dan E (81MB) adalah partisi ke 2 dan ke 3 pada extended partisi.</span></span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;" lang="EN-US">Bila anda belum puas dengan hasil mencari bad sector, maka anda dapat mengulangi prosesur diatas. Untuk melakukan Tips ini sebaiknya sudah mengetahui prosedur dalam membuat partisi dengan program FDISK.</span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;" lang="EN-US">Yang perlu dicatat pada tip ini adalah, berhati-hati pada pemakaian program LLF. Sebaiknya mengunakan single drive untuk mengunakan program ini. Kesalahan melakukan LOW LEVEL FORMAT pada harddisk <span style="color:red;">sangat fatal dan tidak dapat dikembalikin seperti kondisi semula</span>.</span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;" lang="EN-US">Untuk harddisk yang terkena BAD SECTOR sebaiknya mengunakan harddisk yang kondisinya belum terlalu parah atau bad sector terdapat di beberapa tempat dan tidak sporadis tersebar. Kerusakan pada banyak tempat (sporadis bad sector) pada harddisk akan menyulitkan pencarian tempat dimana terjadi bad sector.</span></p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;" lang="EN-US">Artikel ini sudah dilakukan oleh LAB Busset, dan kesalahan dalam melakukan Tips ini diluar tanggung jawab Busset..</span></p>
<p style="margin:0;"> </p>
<p style="margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&#34;" lang="EN-US">Untuk download buku SD, SMP, SMA gratis klik disini..</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span lang="EN-US"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"> <a href="http://bse.depdiknas.go.id/?top=x&#38;mn=1&#38;to=down&#38;id=20080508143617&#38;tk=1">http://bse.depdiknas.go.id/?top=x&#38;mn=1&#38;to=down&#38;id=20080508143617&#38;tk=1</a>#</span></span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Menampilkan Informasi detail Harddisk  drive]]></title>
<link>http://akhsa.wordpress.com/?p=454</link>
<pubDate>Tue, 08 Jul 2008 07:33:31 +0000</pubDate>
<dc:creator>Sadat ar Rayyan</dc:creator>
<guid>http://akhsa.wordpress.com/?p=454</guid>
<description><![CDATA[Terdapat dua hal yang biasanya dipertimbangkan oleh user dalam penggunakaan harddisk, yaitu kecepata]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Terdapat dua hal yang biasanya dipertimbangkan oleh <em>user</em> dalam penggunakaan <em>harddisk</em>, yaitu <strong>kecepatan</strong> dan <strong>kapasitas</strong>. Kecepatan diukur dengan rpm (rotasi per menit) yang berkisan antara 5000 – 15000. Sedangkan kapasitas diukur dengan GB. Secara fisik beberapa informasi <em>harddrive</em> dapat terlihat jelas, misalnya serial number dan kapasitas. Namun, apabila kita memiliki <em>harddisk</em> yang telah terpasang dan ingin mnegetahui informasi selengkapnya mengenai harddisk yang telah terpasang dan ingin mengetahui informasi selengkapnya dapat menggunakan software yang mampu menampilkan informasi tersebut. Salah satunya menggunakan <span style="color:#0000ff;"><strong>CrystalDiskInfo.</strong></span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">Aplikasi ini mampu melihat informasi detail harddisk termasuk didalamnya temperature, <em>firmware</em>, <em>serial number,</em> interface, ukuran disk, mode transfer, ukuran <em>buffer</em>, dsb. Seperti terlihat dibawah ini :</span></p>
<p><a href="http://akhsa.files.wordpress.com/2008/07/crystaldiskinfo.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-455" src="http://akhsa.wordpress.com/files/2008/07/crystaldiskinfo.jpg?w=300" alt="" width="258" height="181" /></a></p>
<p>Software ini gratis, dengan ukuran file : 727 KB.<br />
<span style="color:#ff0000;"> CrystalDiskInfo dapat di <a title="Download" href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=bKyimpmpcayenOKnaKqhkZSsZaqhlpuo8" target="_blank"><strong>download disini</strong></a>.</span><br />
Informasi dapat dikunjungi di <a title="Homepagenya" href="http://crystalmark.info" target="_blank">http://crystalmark.info</a></p>
<p><!--more--></p>
<p>Sumber : PCMILD 12/2008</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Mengenal Teknologi Harddisk (Part 1)]]></title>
<link>http://mypcguide.wordpress.com/?p=12</link>
<pubDate>Sun, 06 Jul 2008 11:55:48 +0000</pubDate>
<dc:creator>mypcguide</dc:creator>
<guid>http://mypcguide.wordpress.com/?p=12</guid>
<description><![CDATA[
Hardisk merupakan piranti penyimpanan sekunder dimana data disimpan sebagai pulsa magnetik pada pir]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;color:black;">Hardisk merupakan piranti penyimpanan sekunder dimana data disimpan sebagai pulsa magnetik pada piringan metal yang berputar yang terintegrasi. Data disimpan dalam lingkaran konsentris yang disebut track. Tiap track dibagi dalam beberapa segment yang dikenal sebagai sector. Untuk melakukan operasi baca tulis data dari dan ke piringan, harddisk menggunakan head untuk melakukannya, yang berada disetiap piringan. Head inilah yang selanjut bergerak mencari sector-sector tertentu untuk dilakukan operasi terhadapnya. Waktu yang diperlukan untuk mencari sector disebut seek time. Setelah menemukan sector yang diinginkan, maka head akan berputar untuk mencari track. Waktu yang diperlukan untuk mencari track ini dinamakan latency.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><a href="http://mypcguide.wordpress.com/files/2008/07/hd6.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-13" src="http://mypcguide.wordpress.com/files/2008/07/hd6.jpg?w=300" alt="" width="300" height="227" /></a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;color:black;">Harddisk merupakan media penyimpan yang didesain untuk dapat digunakan menyimpan data dalam kapasitas yang besar. Hal ini dilatar belakangi adanya program aplikasi yang tidak memungkinkan berada dalam 1 disket dan juga membutuhkan media penyimpan berkas yang besar misalnya database suatu instansi.  Tidak hanya itu, harddisk diharapkan juga diimbangi dari kecepatan aksesnya. Kecepatan harddisk bila dibandingkan dengan disket biasa, sangat jauh. Hal ini dikarenakan harddisk mempunyai mekanisme yang berbeda dan teknologi bahan yang tentu saja lebih baik dari pada disket biasa.  Bila tanpa harddisk, dapat dibayangkan betapa banyak yang harus disediakan untuk menyimpan data kepegawaian suatu instansi atau menyimpan program aplikasi. Hal ini tentu saja tidak efisien. Ditambah lagi waktu pembacaannya yang sangat lambat bila menggunakan media penyimpanan disket konvensional tersebut. </span><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Format ของ Harddisk กับปัญหาเพื่อนร่วมโลกคอมพิวเตอร์ ]]></title>
<link>http://banktip.wordpress.com/?p=90</link>
<pubDate>Wed, 25 Jun 2008 17:32:01 +0000</pubDate>
<dc:creator>banktip</dc:creator>
<guid>http://banktip.wordpress.com/?p=90</guid>
<description><![CDATA[วันนี้มีน้องที่ออฟฟิคคนหนึ่งเดินห]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>วันนี้มีน้องที่ออฟฟิคคนหนึ่งเดินหน้าหงุดหงิดมาหาผมที่โต๊ะเลย แล้วบอกว่าเครื่อง PC มองไม่เห็น External Harddisk ตอนแรกไอ้เราก็นึกว่า เกิดเรื่องอีกแล้ว พอร์ต USB ท่าจะเจ๊งอีกแล้ว แต่พอเช็คไป เช็คมา เอ ... Harddisk ตัวนี้มันมาจาก OSX นิหน่า ว่าแล้วก็รู้ปัญหาเลยครับ</p>
<p>ปัญหาก็คือ Harddisk ตัวที่ว่านี้ ถูก format เป็นแบบ Mac OSX journal () เลยทำให้ Windows มองไม่เห็น Drive นั้นเอง</p>
<p>เอาล่ะ ทีนี่จะทำยังไงดี ? .... เอาล่ะครับ<br />
เราลองมาดูไอเดียที่จะแก้ไขปัญหาเพื่อนร่วมโลก(คอมพิวเตอร์)นี้เอง<br />
<span style="color:#99cc00;">(ต่อไปจะขอย่อคำว่า "Harddisk" ว่า HDD แทนนะครับ)</span></p>
<p><span style="text-decoration:underline;"><strong>วิธีแรก</strong></span> Format HDD ให้เป็น Format แบบ FAT 32<br />
วิธีนี้จะเวิร์คแบบสุดๆ ถ้า HDD ของเรามีขนาดไม่ใหญ่มาก ประมาณไม่เกิน 30 GB</p>
<p><span style="color:#008000;"><span style="text-decoration:underline;">ข้อดี</span></span>คือ ไม่ว่าเราจะเอาไปต่อที่เครื่องคอม ไม่ว่า Windows หรือ Mac ก็จะมองเห็น HDD ตัวนี้ได้โดยทันทีแต่<br />
<strong><span style="text-decoration:underline;"><span style="color:#ff0000;">ข้อเสีย</span></span></strong>คือ เราไม่สามารถที่จะตั้งขนาดของ Drive ได้สูงสุดไม่เกิน 32 GB และไม่สามารถเขียนไฟล์ที่มีขนาดมากกว่า 4 GB ลงไปได้<br />
* กรณีกำหนดขนาด Drive ได้ไม่เกิน 32 GB เราอาจจะแก้ปัญหาได้โดยแบ่งเป็น partition ย่อยๆ อย่างเช่น HDD ขนาด 60 GB เราอาจจะแบ่งมันออกเป็น 2 partition (partition ละ 30 GB) แต่วิธีนี้อาจจะไม่สะดวกนัก ถ้า HDD ใหญ่มากๆ เช่น 1 TB (1000 GB) เราจะต้องแบ่งมันย่อยออกเป็น 1000/30 = ประมาณ 34 partition -___-'</p>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong><span style="text-decoration:underline;">สรุป</span></strong></span> วิธีนี้จะเวิร์ค ถ้าเราใช้ HDD ที่มีขนาดที่ไม่เกิน 80 GB (ในความคิดผม คือ แบ่ง HDD ออกเป็น 3 partition = 30/30/20 GB แต่ใครอยากใช้ HDD ตัวใหญ่กว่านี้ และขยันสอยกว่านี้ ก็ไม่ผิดกติกาครับ)</p>
<p>(พรุ่งนี้จะมาเขียนต่อ วิธีที่ 2 นะครับ)</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[LaCie Festplatten: eine Verarschung des Konsumenten]]></title>
<link>http://pjwassermann.wordpress.com/?p=213</link>
<pubDate>Tue, 24 Jun 2008 12:36:49 +0000</pubDate>
<dc:creator>pjwassermann</dc:creator>
<guid>http://pjwassermann.wordpress.com/?p=213</guid>
<description><![CDATA[Im Lauf der letzten Jahre habe ich mir etwa 10 LaCie Harddisks im hochwertigen Metallgehäuse zugele]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Im Lauf der letzten Jahre habe ich mir etwa 10 LaCie Harddisks im hochwertigen Metallgehäuse zugelegt. Inzwischen haben zwei von ihnen das Zeitliche gesegnet, und zwar sind nicht die Festplatten selber kaputt, sondern offenbar ein "Brückenchip", der der Kommunikation mit dem Computer dient. Natürlich wollte ich diese Chips ersetzen, aber Fehlanzeige - diese Chips sind nicht erhältlich!</p>
<p>Somit kann man die schönen Metallgehäuse in die Entsorgung geben und die Festplatten in ein billiges Gehäuse stecken. Ein Techniker meines Lieferanten hat sich die Mühe genommen, LaCie um eine Stellungnahme zu bitten: "Ich habe bei LaCie angefragt warum sie keine solchen Ersatzteile liefern... Eine entsprechende Antwort blieb leider aus."</p>
<p>Was LaCie macht, ist eine Verarschung des Konsumenten und ökologisch total daneben. Leute, macht einen grossen Bogen um diese Firma!</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[OOT : Harddrive Overload]]></title>
<link>http://xhspz.wordpress.com/?p=26</link>
<pubDate>Wed, 18 Jun 2008 18:39:14 +0000</pubDate>
<dc:creator>Hikmat Surya Permana</dc:creator>
<guid>http://xhspz.wordpress.com/?p=26</guid>
<description><![CDATA[It&#8217;s a just an unimportant journal note for you to read. You may skip it away&#8230;really]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>It's a just an unimportant journal note for you to read. You may skip it away...really!.</p></blockquote>
<p><em>Shit!  </em>I've been offline for about 10 days. My 80GB harddrive is quickly full since I had an internet access in the neighbourhood. Good God! Well, I arranged a thing or two on this new partition. Establish a new routine netting-procedure to be online again. As clean as possible. Hikmat Surya Permana says 'Hello World!'... again.</p>
<p>Good news I successfully recover my lost partition full of big datas on my Seagate 40GB  &#38; Maxtor 80GB . Fortunately, there's almost no data losses. Thanks to Acronis and my friend Adi Bu Emi.</p>
<p><em>PS :<br />
</em>I dont recommend you to use <span style="text-decoration:line-through;">Maxtor</span>. I have often get trouble with it... Now I use my Maxtor as Game Partition though...</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Onsdag 18. juni 2008]]></title>
<link>http://strandos.wordpress.com/?p=1067</link>
<pubDate>Wed, 18 Jun 2008 05:16:36 +0000</pubDate>
<dc:creator>Jens-Chr</dc:creator>
<guid>http://strandos.wordpress.com/?p=1067</guid>
<description><![CDATA[Det er jo deilig å være tilbake, men samtidig går en ferie alt for fort. Dagen i går gikk med ti]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Det er jo deilig å være tilbake, men samtidig går en ferie alt for fort. Dagen i går gikk med til å hente saker hjemme i Halden, få fikset en ekstern disk som ikke ville mer osv. Den lokale puben her inne ble også avlagt et besøk. En grei rolig dag uten de altfor store sprella. På kvelden merket jeg trøttheten komme lenge før den skulle. Under hele ferien har jeg prøvd å stå tidlig opp og på den måten vedlikeholde en normal dagsrytme, men kroppen blir allikevel litt lat i varmen. Det har blitt en natt med god søvn, men jeg har våknet til gråvær, det likte jeg ikke!</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Format Harddisk Baru Di Linux Centos 5.1]]></title>
<link>http://antodoroki.wordpress.com/?p=72</link>
<pubDate>Tue, 17 Jun 2008 12:50:13 +0000</pubDate>
<dc:creator>antodoroki</dc:creator>
<guid>http://antodoroki.wordpress.com/?p=72</guid>
<description><![CDATA[Hari ini, dapet harddisk baru buat server CentOS butut punya warnet kantor. Sebelumnya baru habis up]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://antodoroki.wordpress.com/files/2008/06/server-butut.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-74" style="border:0;float:left;margin:5px 10px;" src="http://antodoroki.wordpress.com/files/2008/06/server-butut.jpg?w=300" alt="Server DNS n FTP yang penuh debu..." width="280" height="224" /></a>Hari ini, dapet harddisk baru buat server CentOS butut punya warnet kantor. Sebelumnya baru habis upgrade RAM menjadi 1GB (DDR1). Isinya <em>djbdns</em> untuk resolve n cache nameserver plus dipasangi <em>ProFTPd</em> untuk melayani download dan upload data melalui FTP site intranet. Harddisk yang lama tuh PATA 80GB yang segera penuh setelah diupload koleksi-koleksi anime dan film jepang. Berhubung ud 87% occupied maka hari ini dibeliin lagi PATA 160GB (MoBo-nya belum support SATA, krn produksi jaman baheula) untuk menampung koleksi Manga dan Anime-Anime pesenan user warnet.</p>
<p>Sekarang masalahnya server uda dicabut monitornya, keyboard juga. Tinggal kabel power sama LAN untuk network (namanya juga server, harus minimalis). Ok, masih bisa dipanggil lewat terminal kok, cm jalur yang aku buka hanya SSH. Artinya sekarang kita akan pasang hd baru, bikin partisi trus format habis itu di mount deh. Semuanya tanpa GUI (hikz..), tp gpp..kita tunjukkan "The Power of Console". Langsung aja buka putty atau ssh client lain (aku pake <a title="bitvise tunnelier" href="http://www.bitvise.com/tunnelier">bitvise</a>)</p>
<p><strong>Langkah #1. Cek harddisk baru kedetect ato ga</strong></p>
<pre>#fdisk -l &#124; grep '^Disk'</pre>
<p style="padding-left:30px;">Hasilnya akan menunjukkan device harddisk yang terdeteksi oleh sistem operasi. Kurang lebih tampilannya sbb :</p>
<pre>[root@server ~]# fdisk -l &#124;grep '^Disk'
Disk /dev/hda: 80.0 GB, 80026361856 bytes
Disk /dev/hdc: 160.0 GB, 160041885696 bytes</pre>
<p style="padding-left:30px;">Ok saya sudah tau, yang ingin saya buat partisinya adalah /dev/hdc karena itulah harddisk yang baru saya pasang tadi. Berikutnya kita buat partisi untuk si harddisk.<!--more--></p>
<pre># fdisk /dev/hdc</pre>
<p style="padding-left:30px;">Kemungkinan pilihan sebagai berikut :</p>
<ul>
<li>m - cetak help/bantuan</li>
<li>p - cetak isi partisi (jika telah ada)</li>
<li>n - membuat partisi baru</li>
<li>d - menghapus partisi</li>
<li>q - keluar tanpa menyimpan perubahan</li>
<li>w - simpan perubahan (write) lalu keluar aplikasi</li>
</ul>
<p style="padding-left:30px;">Karena mau buat partisi baru, langsung saja ketik <strong>n</strong>, lalu pilih primary partition. Soalnya kn belum ada partisi apapun. Biasanya orang membuat partisi primary untuk sistem (active dan bisa boot) kemudian ditambah partisi extended yang berisi logical partition. Karena cuma ingin membuat satu buah partisi saja maka saya memilih primary partition dengan ukuran maksimal. Kembali ke menu, saya pilih <strong>w</strong> untuk menyimpan perubahan partisi yg baru dibuat.</p>
<p><strong>Langkah #2. Format Harddisk Baru Dengan File Sistem Ext3</strong></p>
<p style="padding-left:30px;">Kalo di windows biasa FAT, FAT32 ato NTFS.. maka untuk Linux pakenya file sistem linux Ext3. Kebetulan hd yang lama juga ud pake format ini (default CentOS).</p>
<pre># mkfs.ext3 /dev/hdc</pre>
<p style="padding-left:30px;">Tunggu sampai proses format selesai sebelum melanjutkan kelangkah berikut.</p>
<p><strong>Langkah #3. Mounting Partisi Harddisk Baru</strong></p>
<p style="padding-left:30px;">Setelah di format, sekarang harus di mounting alias dipasang ke sistem agar bisa dikenali dalam pohon direktori Linux. Sebelumnya siapkan folder tempat mount-nya</p>
<pre># mkdir /hdbaru</pre>
<p style="padding-left:30px;">Nah perintah diatas digunakan untuk membuat folder/directory dalam linux. Oke deh, tempat sudah disiapkan sekarang tinggal melakukan mounting.</p>
<pre># mount /dev/hdc /hdbaru</pre>
<p style="padding-left:30px;">Perintah diatas untuk melakukan mounting partisi /dev/hdc ke direktori /hdbaru</p>
<pre># df -H</pre>
<p style="padding-left:30px;">Perintah diatas untuk melihat space kosong yang tersedia pada harddisk-harddisk dan partisi-partisi yang ada dalam sistem kita. Hasilnya dapat juga kita manfaatkan untuk melihat juga apakah partisi baru kita sudah berhasil dipasang ke direktori yang dipilih sambil juga melihat space kosong yang masih tersedia.</p>
<p><strong>Langkah #4. Ubah File /etc/fstab Agar Sistem Otomatis Mount Disk</strong></p>
<p style="padding-left:30px;">Kalo tiap nyalain PC musti mount dulu, entar bikin bosen. Mending kita suruh aja linux agar selalu memount /dev/hdc ke /hdbaru setiap kali nyalain sistem. Caranya dengan editing file fstab.</p>
<pre># vi /etc/fstab</pre>
<p style="padding-left:30px;">Tekan 'i' untuk berubah ke mode insert text. tambahkan 1 baris diakhir entry fstab sbb:</p>
<pre>/dev/hdc      /hdbaru      ext3        defaults     1  3</pre>
<p style="padding-left:30px;">Tekan 'Esc' lalu ketik ':wq' lalu tekan 'Enter' untuk menyimpan perubahan yang baru dilakukan. Isi perbaris dalam file fstab adalah (berturut-turut dari kolom 1) : device - path default untuk mount - filesystem - option mounting - dump n fsck option. Untuk lebih jelasnya mengenai isi file fstab dan kegunaannya silahkan liat di <a title="what is fstab and why it's useful" href="http://www.tuxfiles.org/linuxhelp/fstab.html#what" target="_blank">sini</a>.</p>
<blockquote><p>Selesailah proses format dan mounting harddisk kosong yang baru dibelikan untuk si Server butut. Yang saya lakukan berikutnya adalah pindah-pindah data dari harddisk lama, khususnya movie anime dan manga agar tidak menghabiskan kapasitas harddisk utama.</p></blockquote>
<p>Referensi :</p>
<p><a href="http://www.cyberciti.biz/faq/linux-disk-format/">http://www.cyberciti.biz/faq/linux-disk-format/</a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Problem Ejecting USB Mass Storage Device]]></title>
<link>http://naonmaksud.wordpress.com/?p=29</link>
<pubDate>Mon, 16 Jun 2008 16:39:33 +0000</pubDate>
<dc:creator>vicong</dc:creator>
<guid>http://naonmaksud.wordpress.com/?p=29</guid>
<description><![CDATA[Pengguna harddisk eksternal di lingkungan windows (vista, XP, 2000) biasanya sering menemui kesulita]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Pengguna harddisk eksternal di lingkungan windows (vista, XP, 2000) biasanya sering menemui kesulitan ketika ingin melepas harddisk eksternal. Perintah Stop melalui <em>safely remove hardware</em> malah menghasilkan pesan <em>Problem Ejecting USB Mass Storage Device</em>, seperti tampak pada gambar dibawah :</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://img514.imageshack.us/img514/2024/copyofproblemejectxx5.jpg" target="_blank"><img class="aligncenter" src="http://img514.imageshack.us/img514/2024/copyofproblemejectxx5.jpg" alt="" width="337" height="181" /></a></p>
<p><!--more-->Dari pesan yang muncul bila diartikan bahwa windows tidak dapat melakukan perintah stop terhadap harddisk dikarenakan masih ada proses (software) yang masih mengakses file yang terdapat pada harddisk eksternal. Yang jadi masalah anda yakin sudah menutup semua software yang mengakses file pada hardddisk eksternal, anda tentu bertanya-tanya kenapa tetap saja pesan kesalahan yang sama muncul. Jawabannya sederhana masih ada  proses (software) yang mengakses file pada harddisk eksternal dan proses ini berjalan di mode background. Bisa memang proses tersebut benar-benar sedang mengakses file pada harddisk eksternal (biasanya software antivirus) atau bisa pula akibat proses yang tidak mengakhiri akses pada harddisk eksternal sekalipun sudah ditutup (paling sering explorer.exe).</p>
<p>Anda bisa saja mencoba menebak-nebak proses apa yang masih mengakses file pada harddisk eksternal dan mencoba mengakhirinya via task manager (menekan kombinasi alt+ctrl+del) lalu melakukan end task terhadap proses yang dicurigai, tetapi cara satu ini cukup merepotkan dan malah sering membingungkan proses apa yang harus di end task.</p>
<p>Saya menemukan cara mudah untuk menyelesaikan masalah ini di sebuah forum berbahasa inggris (lupa persisnya). Caranya dengan menggunakan sebuah utility sistem yang bernama <em>Process Explorer</em> buatan <em>Mark Russinovich</em> yang bisa anda download di <a href="http://technet.microsoft.com/en-us/sysinternals/bb896653.aspx" target="_blank">sini</a>. Setelah anda download ekstrak file zip tersebut ke dalam sebuah folder di harddisk internal anda (ingat drive internal bukan yang eksternal) ada baiknya anda meletakkan shotcut ke <em>procexp.exe</em> di desktop anda, lalu ketika anda menemui kesulitan ketika melepas harddisk eksternal silakan lakukan langkah-langkah berikut :</p>
<ol>
<li>Jalankan <span style="color:#0000ff;">Process Explorer</span></li>
<li>Klik Menu <span style="color:#0000ff;">Find</span> &#62; <span style="color:#0000ff;">Find Handle or DLL</span></li>
<li>Pada kolom Handle or DLL substring ketikkan huruf drive eksternal anda diikuti tanda titik dua contoh <span style="color:#0000ff;">G:</span> lalu klik search</li>
<li>Anda akan menemukan beberapa proses yang sedang mengakses drive eksternal anda, silakan diklik satu per satu dan ditutup (dengan mengklik kanan pada proses lalau pilih <span style="color:#0000ff;">close handle</span>)</li>
<li>Bila semua proses yang ditemukan sudah ditutup silakan coba lagi lakukan <em>stop</em> via <em>safely remove hardware</em> mestinya sudah bisa dilakukan dengan sempurna.</li>
</ol>
<p>Bila kurang jelas dalam menggunakan langkah 3 dan 4 silakan lihat gambar dibawah :</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://img369.imageshack.us/img369/548/copyofprocessfp4.jpg" target="_blank"><img class="aligncenter" src="http://img369.imageshack.us/img369/548/copyofprocessfp4.jpg" alt="" width="303" height="250" /></a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Lakukan Backup Secara Periodik]]></title>
<link>http://yuanlukito.wordpress.com/?p=178</link>
<pubDate>Fri, 06 Jun 2008 09:36:27 +0000</pubDate>
<dc:creator>Yuan Lukito</dc:creator>
<guid>http://yuanlukito.wordpress.com/?p=178</guid>
<description><![CDATA[Hari ini salah satu harddisk yang biasa saya pakai tiba-tiba tidak terdeteksi. Padahal di dalamnya a]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Hari ini salah satu harddisk yang biasa saya pakai tiba-tiba tidak terdeteksi. Padahal di dalamnya ada sekitar 40-60 GB data yang sangat penting.  Sebenarnya saya sudah mendapat "firasat" akan "bencana" ini, ketika dua hari yang lalu komputer tiba-tiba tidak bisa booting, dengan muncul pesan error "Disk Boot failure.....".</p>
<p>Sempat ada niat untuk membackup data tersebut ke harddisk lain atau membakarnya ke beberapa keping DVD. Tapi sekarang nasi sudah menjadi bubur, harddisk tersebut sudah tidak terdeteksi. Hmmm.... ada yang punya solusi?</p>
<p>Harddisk tersebut Seagate 160 GB, ATA, 7200 RPM. Dibeli bulan januari 2007.  Sudah setahun lebih beberapa bulan. Apa sekarang umur harddisk sependek itu? Padahal harddisk tersebut dipasang di komputer yang menggunakan power supply cukup berkualitas (FSP) dan "dilindungi" dengan UPS 600 VA.</p>
<p>Untuk menggunakan jasa profesional, sepertinya biayanya akan (sangat) mahal. Ada yang tahu berapa kira-kira biayanya?</p>
<p>Moral of the story : <strong>do backup periodically !!</strong></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Maxtor OneTouch 4 Plus new external disk]]></title>
<link>http://nirmalraja.wordpress.com/?p=23</link>
<pubDate>Sun, 01 Jun 2008 11:19:48 +0000</pubDate>
<dc:creator>nirmalraja</dc:creator>
<guid>http://nirmalraja.wordpress.com/?p=23</guid>
<description><![CDATA[Good news for the computer  users  who are looking  for  more storage capacity for their stuff to be]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://nirmalraja.files.wordpress.com/2008/06/maxtors-onetouch-4-plus1.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-30" src="http://nirmalraja.wordpress.com/files/2008/06/maxtors-onetouch-4-plus1.jpg?w=96" alt="" width="96" height="96" /></a>Good news for the computer  users  who are looking  for  more storage capacity for their stuff to be stored in an single external disk.Here we move on to  a storage capacity of Meagbytes to Terabytes where the users having digital cameras and movie handycams which allow them to click a thousand pictutres or a few hundred miutes of video, on a single memory card.so they have a question of How and where they can store or archive all this precious stuff?</p>
<p>so, we have  the first one-terabyte portable external disk device tailored for the cumsumer market,reaching India this week.</p>
<p>The Maxtor OneTouch 4(1TB) comes from disk storage leaders Seagate and clearly they had computer users in mind, when desiging this starkely simple looking product.<br />
It sits alongside the PC like a sleek, but oversized 1-kg  aluminium paper weight.All its sockets, which allow you to link to a PC using a USB connector, are at the back. But connect it to your compute and the OneTouch software kicks in to reduce most operation to a mouse click like downlaoding and backing up the various disk partitions of our PC, or even retaining an exact mirror image of all the files on your desktop or laptop, using the "SafetyDrill" Recovery CD provided.<br />
The asking prices for the ITB model is Rs. 14,000, through you can also buy lesser capacity units starting at Rs.5,200 for 250GB also.<br />
<a href="http://nirmalraja.files.wordpress.com/2008/06/maxtors-onetouch-4-plus.jpg"><br />
</a></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Media Penyimpanan (Storage Device) dan Kebesaran-Nya]]></title>
<link>http://vandha.wordpress.com/?p=17</link>
<pubDate>Wed, 21 May 2008 09:37:24 +0000</pubDate>
<dc:creator>vandha</dc:creator>
<guid>http://vandha.wordpress.com/?p=17</guid>
<description><![CDATA[
Salam Wrwb.
Dapat dibayangkan, saat ini 1000 disket (FDD 1.44 MB) dapat dimasukkan ke dalam sebuah ]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://bp1.blogger.com/_SVfsxW7fbic/RYwOzh1xojI/AAAAAAAAAAM/Y32TQTGANhA/s1600-h/DVD.jpg"><span style="text-decoration:none;"><!--[if gte vml 1]&#62;                  &#60;![endif]--><!--[if !vml]--><span><img style="float:right;margin:0 0 10px 10px;" src="http://bp1.blogger.com/_SVfsxW7fbic/RYwOzh1xojI/AAAAAAAAAAM/Y32TQTGANhA/s320/DVD.jpg" border="0" alt="" width="32" height="32" /></span><!--[endif]--></span></a></p>
<p class="MsoNormal"><em><span style="color:#ff9966;">Salam Wrwb.</span></em></p>
<p><span style="color:#3333ff;">Dapat dibayangkan, saat ini 1000 disket (FDD 1.44 MB) dapat dimasukkan ke dalam sebuah Flashdisk, jadi ?</span></p>
<p class="MsoNormal">Mungkin juga kita sudah banyak tahu, yang namanya DVD, ianya bisa memuat beberapa CD (6-10 CD). Jika sebuah CD berdurasi 60 menit (1 jam), dan 1 DVD bisa memuat 8 CD, berarti suatu durasi 8 jam dimuat dalam 1 DVD.</p>
<p><span style="color:#3366ff;">Dengan kata lain untuk suatu durasi 24 jam (1 hari) hanya membutuhkan 3 keping DVD. So? hidup seseorang cuma 3 DVD perharinya, dan 3 x 365 = l.k. 1000 DVD setahun.</span></p>
<p>Berapa tahun kita hidup? 60 tahun? potong waktu istirahat 8 jam = 8/24 jam = 1/3 hari. Jika masa hidup 60 tahun kurang masa anak2 15 tahun = sisa 45 tahun. Waktu istirahat 1/3 hari = 1/3 hidup (20 tahun), dihitung masa hidup maka menjadi 45 - 20 = 25 tahun.</p>
<p><span style="color:#3366ff;">Jika manusia disuruh pertanggungjawabkan hidupnya, maka selama 25 tahun akan terlihat dalam 25 tahun x 365 hari x 3 DVD = ???????? hitung aja sendiri. L.k. 25.000 DVD.<br />
</span><br />
Jangan heran jika seluruh hidup kita akan terekam di 25.000 DVD tersebut. Mungkin dengan teknologi mendatang, 1 keping Storage Device (media penyimpanan data) bisa memuat 1 minggu durasi video.</p>
<p><span style="color:#3366ff;">Maka apa yang disebutkan dalam </span><span style="color:#3366ff;">surat</span><span style="color:#3366ff;"> Yaasiin: </span><em><span style="color:#006600;">"Pada hari diperlihatkan semua catatan/rekaman kehidupan, tangan dan kaki jadi saksi ... "</span></em><span style="color:#3366ff;"> tidaklah bohong adanya.<br />
Malah merupakan salah satu pendorong untuk hati-hati dalam hidup sekaligus berlomba-omba untuk teknologi, khususnya storage device.<br />
</span><br />
wallahu a'lam....</p>
<p class="MsoNormal">
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Masalah selalu datang di saat penting]]></title>
<link>http://immoz.wordpress.com/?p=387</link>
<pubDate>Fri, 16 May 2008 10:10:02 +0000</pubDate>
<dc:creator>immoz</dc:creator>
<guid>http://immoz.wordpress.com/?p=387</guid>
<description><![CDATA[Judulnya kok gak asyik ya&#8230; hmmm, terserahlah!
Oh ya, kalau anda tidak mengerti tentang kompute]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Judulnya kok gak asyik ya... hmmm, terserahlah!</p>
<p><span style="text-decoration:underline;">Oh ya, kalau anda tidak mengerti tentang komputer dan lingkungannya, sebaiknya gak usah dibaca entar tambah gak ngerti.</span></p>
<p><a href="http://immoz.wordpress.com/files/2008/05/big-trouble.gif"><img class="aligncenter size-full wp-image-388" src="http://immoz.wordpress.com/files/2008/05/big-trouble.gif" alt="" width="468" height="288" /></a></p>
<p>Masalah selalu datang di saat aku akan menghadapi situasi yang cukup penting dalam hidupku. Aku selalu berada pada waktu dan tempat yang salah, nah itu yang namanya <strong>SIAL</strong>. Kejadian sial ini terulang setiap tahun saat aku akan menghadapi ujian. Ujian mid-semester dan ujian semester tentu bukan hal yang bisa dianggap kecil. Tapi nasib <strong>SIAL</strong> tak bisa melihat hal besar dan kecil. <strong>SIAL</strong>nya, nasib <strong>SIAL</strong> ini datang saat kuharus belajar untuk ujian. <strong>SIAL</strong>!</p>
<p>Bagaimana tidak, komputerku, yang baru saja kunamai YUI, harus menanggung derita karena virus mematikan. tidak hanya mematikan, virus ini tergolong virus pintar, yang bahkan aku belum mengetahui nama virus ini. akan kuceritakan nanti...</p>
<p>Nasib SIAL ini terjadi beberapa hari sebelum ujian Semester dimulai 12 Mei 2008 lalu. Aku menjalankan sebuah file yang kuanggap sangat menarik untuk dijalankan, yaitu file bericon swf (file animasi) yang berjudul <strong>HappyTreeFriend</strong> (judul kartun tupai-tupai sadis dan menggemaskan). Entahlah extensinya SWF atau EXE, tapi yang jelas extensi apapun dapat memuat code-code mematikan. dan semuanya terjadi dalam sekejap. komputerku menampilkan pesan explorer yang error, windows yang error, dan (mungkin) Avira Antivir-ku error. kucoba buka antivir-ku lagi, tapi program pemusnah virus itu langsung non-aktif ketika kupanggil.</p>
<p>Ternyata memang ada pengaturan windows untuk non-aktifkan antivirus. dan pilihan itu juga sudah disiasati si virus. pengaturan itu kini tidak lagi ada. Pilihan untuk memperlihatkan file ber-attribute system juga dihilangkan oleh si virus. Matilah aku... semua file kuliah ada di dalam komputer.</p>
<p><strong>Rencana A</strong>. masuk windows melalui save mode, sayang sekali aku tidak dapat masuk lewat situ karena komputerku memang gak bisa -hal ini tidak ada hubungannya sama virus. jadi kucoba masuk lewat VGA mode (tampilannya mirip sih sama save mode) tapi hal ini juga tidak berguna, <strong>SIAL</strong>! virus seakan menertawakanku yang panik kebingungan.</p>
<p>Kujalankan <strong>rencana B</strong>: format ulang drive C yang berisi Sistem Operasi lalu install ulang sistem operasi Windows. untunglah tidak ada dokumen yang kusimpan di drive ini. sudah kulakukan, dan <strong>SIAL</strong>! virus tetap menertawakanku yang panik kebingungan! ternyata mereka tetap bernaung di partisi yang lain, mengapa bisa begini?</p>
<p>terpaksa kubuat <strong>rencana C</strong>: install antivirus lain dan hajar virusnya. <strong>SIAL</strong>! yang ini juga tidak berhasil, beberapa bisa diinstall tapi tetap saja tidak aktif, sama seperti avira antivir-ku. Sebagian lainnya tidak dapat diinstall. program selain antivirus juga tidak dapat diinstall, misalnya microsft office dan lain lain.</p>
<p>sudah tiga rencana gagal berhasil, <strong>rencana D</strong> harus dilakukan. ku bedah YUI (ingat, YUI itu nama kompieku) dan kucabut hard disknya. SATA itu akhirnya kubawa dengan berlinang air mata menuju sebuah toko komputer yang konon dapat membasmi virus-virus laknat. begini percakapanku dengan mbak yang jaga:</p>
<blockquote><p>kenapa hard disknya, mas?</p></blockquote>
<blockquote><p>kena virus, ada di semua partisi, aku dah install ulang windows tapi gak berhasil.</p></blockquote>
<blockquote><p>ada data pentingnya, mas?</p></blockquote>
<blockquote><p>iya, di D dan E.</p></blockquote>
<blockquote><p>aku kasih estimasi biayanya ya.... sekitar 200 sampe 250</p></blockquote>
<p>*aku langsung muncrat!</p>
<blockquote><p>ri, ribu?</p></blockquote>
<blockquote><p>iya. kan sama recover data.</p></blockquote>
<p>aku dan mbaknya terdiam beberapa saat saling memandang, lalu mbaknya mulai bicara lagi:</p>
<blockquote><p>nanti kami hubungi mas biaya pastinya.</p></blockquote>
<blockquote><p>ya udah deh, ok.</p></blockquote>
<p>lalu aku pergi meninggalkan toko itu dengan kerutan dahi, mungkin juga seluruh mukaku mengkerut. biasanya menghapus virus bersama temanku nyaris tanpa biaya. palingan nraktir temenku minum es jeruk Rp 1000 doang...</p>
<p>mengapa nasib SIAL tak kunjung pergi... aku kini memanggil temanku. <strong>rencana E</strong> dijalankan. kubatalkan service hard diskku di toko tadi, <strong>SIAL</strong>nya dengan tambahan biaya check out Rp 10000. <strong>SIAL</strong>! segera kupanggil temanku, yang bernama Pankrasius Tri Wi<strong>bowo</strong> untuk menjalankan operasi penyelamatan YUI.</p>
<p><strong>strategi operasi rencana E:</strong></p>
<blockquote><p>pengaksesan YUI akan dilakukan dengan sebuah kabel cross dari laptop BOWO ke YUI-ku. partisi D dan E miliku akan di-share dan kemudian di scan oleh Kaspersky anti-virus miliknya yang konon ampuh. virus akan dihajar, dan kami pada akhirnya akan menertawakan virus brengsek itu.</p></blockquote>
<p>tapi SIALnya, virus itu sekali lagi menertawakan kami yang panik kebingungan. komputerku tiba-tiba me-restart dengan sendirinya, yang tentu adalah ulah virus. keadaan YUI makin kritis, nafasku mulai berat. aku mulai tertunduk putus asa, sambil menggertakan gigiku dan marah pada diri sendiri.</p>
<blockquote><p>Puas? Puas kamu dengan apa yang telah kau lakukan pada YUI? ayo jawab!</p></blockquote>
<p>aku marah pada diriku sendiri. tapi tiba-tiba Bowo mengucapkan beberapa pilihan.</p>
<ul>
<li>pertama, memformat seluruh harddiskku (yang tentunya tidak dapaat aku lakukan karena semua karya-karyaku bernaung disana)</li>
<li>atau membeli converter agar harddiskku dapat terpasang dikomputer orang lain dengan USB</li>
<li>pilihan lain adalah memparalelkan harddiskku di komputer teman (tidak mungkin karena komputer mereka masih menggunakan sambungan harddisk PATA, milikku adalah SATA)</li>
</ul>
<p>pilihanku satu-satunya adalah pilihan kedua. Namun harganya masih tinggi untukku, sekitar 250 ribu. Bagaimana ini? apa yang harus aku lakukan. Sekarang aku hanya dapat berdiam diri, melihat YUI tetap diam, menahan rasa sakitnya, ia koma dan aku sibuk menghadapi diriku sendiri dan ujian akhir semester. manusia macam apa aku ini???!</p>
<p>Bantuan ternyata datang. Tuhan mendengar keluhanku, ia mengutus seorang temanku, <strong>Michael</strong> Alvado Heimbach, untuk mendengar keluh kesahku. Michael ternyata sedang memesan konverter yang aku perlukan, tapi barangnya belum datang sehingga benda harapan itu belum ada di genggamannya. oke, aku harus menunggu. Tuhan mungkin menguji kesabaranku. Demi YUI aku akan sabar.</p>
<p>Terima Kasih Tuhan, aku akan sabar. ^^<br />
(sebenarnya aku sudah tidak sabar lagi hahaha, tapi apa yang dapat aku lakukan?)</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Kasus Harddisk Failure]]></title>
<link>http://chapunx23b.wordpress.com/?p=36</link>
<pubDate>Mon, 12 May 2008 19:01:40 +0000</pubDate>
<dc:creator>Indra Pras</dc:creator>
<guid>http://chapunx23b.wordpress.com/?p=36</guid>
<description><![CDATA[Yooa.. Nah biasanya kita dalam restart pernah menjumpai pesan bahwa &#8220;Harddisk Failure&#8221; d]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Yooa.. Nah biasanya kita dalam restart pernah menjumpai pesan bahwa "<em>Harddisk Failure</em>" dan setelah itu proses booting komputer berhenti dan gagal menghidupkan sistem. Maka solusinya adalah tidak usah panik tidak usah bingung bukan sulap bukan sihir.</p>
<p>1. Pertama - tama buka setup BIOS, jika belum tahu caranya biasanya anda waktu restart langsung aj tekan tombol F2 ato Delete. Setelah masuk BIOS, check apakah harddisk anda dikenali BIOS apa tidak. Sebelum menjawab Ya atau tidak, saya akan beritahu kemungkinan ke dua jawaban tersebut (Bletak.. Emang dari tadi tujuannya kesana.. Dhuak..)</p>
<p>2. Jika jawabannya benar terdeteksi, maka kemungkinannya partisi atau format harddisk anda mengalami trouble atau rusak. yang mana mungkin kerusakan dari banyak kemungkinan akibat (Bletak..(sekali lagi).. Jangan berbelit - belit n membingungkan pembaca donk..)</p>
<p>3. Jika jawabannya tidak terdeteksi, maka check kembali kabel power yang menancap atau yang menyambung di harddisk dan juga kemungkinan dari kabel data pula. Apabila dicheck semuanya baik2 saja tidak ada yang longgar atau lepas, kemungkinannya bisa gara2 kabel yang rusak atau harddisk yang error.</p>
<p>4.  Untuk harddisk yang error di permasalahan ke 3., dan untuk menganggap harddisk itu benar2 rusak coba minta tolong teman anda yang baik hati dan tidak sombong untuk sedianya mencoba harddisk anda dipasang di komputernya sebagai slave. Dan apabila ternyata bisa dideteksi maka kemungkinannya kabelnya rusak ato anda salah menempatkan jumper pada posisi SLAVE atau MASTER..</p>
<p>Sekian artikel saya, apabila ada yang perlu ditanyakan lebih jelas. silahkan tinggalkan pesan, dan semampunya saya akan menjawab. Terima kasih..</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Running out of Space on your Laptop???]]></title>
<link>http://krishnageeks.wordpress.com/?p=57</link>
<pubDate>Fri, 09 May 2008 08:22:11 +0000</pubDate>
<dc:creator>uddhava</dc:creator>
<guid>http://krishnageeks.wordpress.com/?p=57</guid>
<description><![CDATA[Then it is a good time to increase your storage space of your laptop (or other computer). We get mo]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://krishnageeks.wordpress.com/files/2008/05/western-digital-my-passport-usb-drives.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-58" style="float:right;" src="http://krishnageeks.wordpress.com/files/2008/05/western-digital-my-passport-usb-drives.jpg?w=300" alt="" width="300" height="300" /></a>Then it is a good time to increase your storage space of your laptop (or other computer). We get more and more and more data and we want to have it. But our hard disk space is limited unfortunately. So if you have a USB port to spare then you can buy a USB harddisk.</p>
<p>Western Digital is releasing some interesting new models with lots of space. These USB (2.0) hard disk do not need a power supply and are nice and small. They fit in your pocket and are easy to take on travelling. So if you are a travelling preacher then go for it :</p>
<ul>
<li><a href="http://www.westerndigital.com/en/products/products.asp?driveid=408" target="_blank">Product page at Western Digital, Passport Elite 320 GB</a></li>
<li><a href="http://www.notebookreview.com/default.asp?newsID=4349" target="_blank">A review of the Passport Elite at notebookreview.com</a></li>
<li><a href="http://www.laptopmag.com/review/storage/western-digital-my-passport-elite.aspx" target="_blank">Another review at laptopmag.com</a></li>
<li><a href="http://www.newegg.com/Product/ProductList.aspx?Submit=ENE&#38;N=2000150414+50001306+131021354+1035907839&#38;name=USB+2.0" target="_blank">Buy this hard disk at newegg.com</a></li>
</ul>
<p>In a month or so this passport will be available in 500 GB. Current models have a storage space of 80, 120, 160, 200, 250 or 320 GB. I would recommend buying the biggest possible if you have the money.</p>
<p>If you need to upgrade your internal laptop hard disk then you can read my post with some guidelines on how to do this.</p>
<ul>
<li><a href="http://krishnageeks.com/2008/05/09/upgrading-your-laptop-hard-disk">Guide to upgrading your internal laptop hard disk</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Upgrading your Laptop Hard Disk ]]></title>
<link>http://krishnageeks.wordpress.com/?p=48</link>
<pubDate>Fri, 09 May 2008 08:02:48 +0000</pubDate>
<dc:creator>uddhava</dc:creator>
<guid>http://krishnageeks.wordpress.com/?p=48</guid>
<description><![CDATA[You find yourself again questioning where to put your latest classes or seminars? Running out of har]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://krishnageeks.wordpress.com/files/2008/05/cartoon-stoneage-computer.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-49" src="http://krishnageeks.wordpress.com/files/2008/05/cartoon-stoneage-computer.jpg?w=250" alt="" width="250" height="236" /></a>You find yourself again questioning where to put your latest classes or seminars? Running out of hard disk space? No more storage space for the latest MP3 album of Prahlad Prabhu?</p>
<p>Now it is the time to upgrade!!!</p>
<p>Depending on your laptop brand &#38; type you can (easily) replace the internal hard disk. Mind you that this is not a quick nor easy process. Putting in a new hard disk means you will have to reinstall Windows/OS X/Linux and all your programs. Upgrades are a pain.</p>
<p>So i suggest to find yourself a computer expert to do this. If you are willing to experiment then i will try to point you in the right directions for further guidelines.</p>
<p>I recently replaced the hard disk of a MacBook Pro (2007 model) with a new 320 GB hard disk. So i got some experience with Apple computers.</p>
<h2>Hard disk ? GB ? what are you talking about?</h2>
<p>If you ever saw this message :</p>
<blockquote><p>You are running out of space on drive C: .... Click here to delete temporary files</p></blockquote>
<p><a href="http://krishnageeks.wordpress.com/files/2008/05/laptop_disk-in-hand.png"><img class="alignright size-thumbnail wp-image-50" src="http://krishnageeks.wordpress.com/files/2008/05/laptop_disk-in-hand.png?w=128" alt="" width="128" height="92" /></a>then you would need to think about a bigger hard disk (which every computer has). It is on this hard disk that your Windows and other programs are stored. So it is possible to exchange this hard disk for a bigger model.</p>
<p>For example, if you have a IBM (Lenovo) laptop, type T43 then the storage size of your internal hard disk could be 60, or 80 GB. (Depending on your choice of model). Hard disk sizes are given in GB, or Gigabytes. The more the better i would say. At the moment a size of 320GB is available, and in a month or so we will be seeing 500 GB models...</p>
<h2>So what hard disk should i buy and where to buy it ?</h2>
<p>Laptop hard disk have a standard physical size. They are categorized as 2.5". The height of the hard disk should be 9.5 mm otherwise it will not always fit in your laptop. (unless you have a huge laptop)<br />
The hard disk inside newer latop models is a SATA harddisk. SATA is the name of the special plug that connects the hard disk to your laptop. Older laptop models (before 2005) have a different plug called IDE. So find out in the manual what hard disk type you have.</p>
<p><strong>Speed ?</strong><br />
<a href="http://krishnageeks.wordpress.com/files/2008/05/disk-speed-icon.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-53" src="http://krishnageeks.wordpress.com/files/2008/05/disk-speed-icon.jpg" alt="" width="48" height="48" /></a>Then you can choose the speed. There are three options at the moment : 4200, 5400 and 7200 rpm. If you are a heavy user then you should buy a 7200 speed model. If not then 5200 is a good choice. I would not buy 4200 anymore.</p>
<p><strong>Storage size?</strong><br />
After this you have to choose the size of the storage. You want 120, 160, 200, 250, 320 or 500 GB??? It is up to you.</p>
<p><strong>Brand?</strong><br />
Last but not least, what brand ? It does not really matter anymore because all drives are generally of good quality. I would suggest to stick with the brand of the old model. But if you need some brand names : Samsung Spinpoint, Western Digital Scorpio, Fujitsu, Hitachi travelstar.<br />
 <br />
<strong>Abacadabra</strong><br />
<a href="http://krishnageeks.wordpress.com/files/2008/05/magichat.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-54" src="http://krishnageeks.wordpress.com/files/2008/05/magichat.jpg" alt="" width="45" height="45" /></a>So when we put it all together on one line you would need this :<br />
<em><span style="color:#800000;"><strong>500GB, 2.5", sata (3.0), 7200 rpm hard disk. 9.5 mm</strong>.</span><br />
</em>There you have it... hocus pocus</p>
<p>Some online links :</p>
<ul>
<li><a href="http://www.newegg.com/Product/ProductList.aspx?Submit=ENE&#38;N=2000150380+1309733643&#38;name=320GB" target="_blank">320 GB Laptop drives at Newegg.com</a></li>
<li><a href="http://www.pcworld.com/article/id,142787/article.html" target="_blank">Article about the new 500GB hard disks</a></li>
<li><a href="http://www.tigerdirect.com/applications/category/category_slc.asp?CatId=1277" target="_blank">More hard disks at Tigerdirect.com</a></li>
</ul>
<h2>OK, Show me the Way to do it!</h2>
<p>Here are some quick guidelines and suggestion for a few brands of computers. By no means is this complete. Please consult some friends with computer knowlegde if in doubt.</p>
<p><strong><span style="color:#993300;">* MacBook Pro (2007 model, Core Duo 2, 15 inch screen)</span></strong></p>
<p><a href="http://krishnageeks.wordpress.com/files/2008/05/inside-the-mac.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-51" src="http://krishnageeks.wordpress.com/files/2008/05/inside-the-mac.jpg?w=300" alt="" width="300" height="200" /></a>The Mac was out of warranty and getting service in the local Apple shop would have cost me € 50-80 so i decided to do it myself. There are some detailed guidelines available on the net so it was quite easy. After the upgrade i reinstalled Max OS X (Leopard) again and all my programs. It is running like a baby without problems.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:#ff0000;">Warning !</span></strong> There were <a href="http://www.macspecialist.org/content/articles/macbook_pro_owners_beware/" target="_blank">some problems </a>with the 120GB Scorpio model and a Mac. But the 320 GB model seems not to have these problems as it is sold online for the Mac. Since Apple generally uses Seagate hard disks, it might be good to stick with this brand.</p></blockquote>
<ul>
<li><a href="http://www.extremetech.com/article2/0,1697,2119529,00.asp" target="_blank">Guide for exchanging your mac drive</a></li>
<li><a href="http://www.ifixit.com/Guide/Mac/MacBook-Pro-15-Inch-Core-2-Duo/Hard-Drive-Replacement/115/10/Page-1/Battery" target="_blank">Another excellent guide for upgrading your drive</a></li>
<li><a href="http://www.shirt-pocket.com/SuperDuper/SuperDuperDescription.html" target="_blank">Software to clone your hard disk</a></li>
</ul>
<p><strong><span style="color:#993300;">* Lenovo or IBM (T43 or T61 models)</span></strong></p>
<p><a href="http://krishnageeks.wordpress.com/files/2008/05/t61-laptop-drive.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-52" src="http://krishnageeks.wordpress.com/files/2008/05/t61-laptop-drive.jpg?w=300" alt="" width="300" height="214" /></a>I upgraded the harddisk recently for Kadamba Kanana Swami's new laptop to a faster model. The old model had a speed of 5400 rpm. I put in a faster model of 7200 rpm. This will definitively improve the overal speed of your programs. Exchanging the harddisk is very easy on the T61 model. The hard disk is user replaceable and behind a little piece of plastic. You just unscrew and take of the plastic door, pull out the hard disk and put in the new one. Right? Well almost...</p>
<p>Lenovo installs your Windows software on a special place on the hard disk in the factory. So when you buy it is ready to go. And with the big blue button you can easily get access to this special software where you can reinstall your computer. Sounds good he? But when you exchange the hard disk you will loose the special software and the blue button will not work fully anymore. There are always two sides to a coin i guess.</p>
<p>There is a solution to this and that is to copy (or clone) all the data that was on the old hard disk to your new drive. But this is not an easy process.</p>
<ul>
<li><a href="ftp://ftp.software.ibm.com/pc/pccbbs/mobiles_pdf/42x3546_03.pdf" target="_blank">Lenovo T61 hardware Guide (pdf)</a></li>
<li><a href="http://www.runtime.org/driveimage-xml.htm" target="_blank">Software to Copy (clone) your harddisk</a> (did not try this myself)</li>
</ul>
<p><strong><span style="color:#993300;">* Other Laptops</span></strong> </p>
<p>I did not try other laptops at the moment, so i dont want to give suggestion when i dont have experience. But in general it should not be too difficult. But you can always find a computer friend somewhere?</p>
<p> </p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[The Nightmare That Is Vista!]]></title>
<link>http://daszimmer.wordpress.com/?p=60</link>
<pubDate>Wed, 07 May 2008 09:59:59 +0000</pubDate>
<dc:creator>daszimmer</dc:creator>
<guid>http://daszimmer.wordpress.com/?p=60</guid>
<description><![CDATA[
Det &#8220;Storslåede&#8221; Vista
Det ringer på døren, og jeg forlader for en stund tv-kigninge]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://i32.tinypic.com/24y2zk0.png" alt="" width="361" height="356" /></p>
<p><em>Det "Storslåede" Vista</em></p>
<p>Det ringer på døren, og jeg forlader for en stund tv-kigningen, hvorefter jeg, forventningsfyldt, spæner hen til døren..</p>
<p>"Endelig", tænker jeg, mens jeg prøver at dirke låsen op...</p>
<p>Ude på trappesatsen rammer et skarpt hvidt lys mine øjne... "Er det Messias?", spørger jeg... "Nej, jeg er fra Schecker og her er din computer"... "Endnu bedre", svarer jeg..</p>
<p>Jeg river indpakningen af min nye gejlede Dell Inspiron 1720 med design, der skyder de latterlige macbooks ned i serie 5...</p>
<p>De fine linjer, det mørke og mystiske design, den skarpe skærm og den lysløse opstart forstærker bare mit fine indtryk af dette powerhouse af en maskine..</p>
<p>Windows Vista åbner sig som en helt ny verden for mig, og chassiset er da også ufatteligt smukt set udefra...</p>
<p>Men så stopper det positive indtryk også der...</p>
<p>For herefter begyndte problemerne at hagle ned over mig, som var jeg Jeppe Koefod i en skolegård...</p>
<p>Fejl på fejl popper op gang på gang, og jeg er ved at rive mit tykke hår op ved de sarte hårrødder...</p>
<p>"Okay, nu kan det fandme være nok", sagde jeg til mig selv efter seks timers indædt irritation, hvorefter jeg fandt XP-cd'en frem...</p>
<p>Her ramte jeg så en ny forhindring (Følte mig lidt som en Minardi-kører på det her tidspunkt), da XP kun kunne finde en harddisk...</p>
<p>"Weird...", tænkte jeg, "...men det må jo være den, da den har 500 gb"... Så jeg begyndte ivrigt at installere XP på den synlige harddisk, og så lænede jeg mig ellers tilbage for at se Letterman...</p>
<p>Da XP så var færdig med at installere, sker der ikke noget som helst, og pludselig kommer "Blue Screen Of Death" frem!!!</p>
<p>"NOOOOOOOOOOO", råber jeg, mens jeg oplever en svedetur, som var jeg ved at bestige Tourmalet på cykel.... Jeg genstarter forsigtigt og sidder med fingrene krydsede helt ned til knoglerne...</p>
<p>Heldigvis dukker der et windows logo op, men det er stadig freaking Vista... Det viser sig så, at jeg har lagt XP ind på min bærbare harddisk, som jeg har lånt af en af mine venner...</p>
<p>Under denne proces har jeg slettet alt, hvad der lå på harddisken, så det skal nok blive sjovt at levere den tilbage...!</p>
<p>Nå men tilbage til det primære problem: Nemlig at få min Dell Inspiron 1720 til at køre med Windows XP, hvilket åbenbart var et større problem!</p>
<p>Så startede jeg installationen forfra efter at have trukket USB-stikket ud til den bærbare harddisk, og der oplevede jeg så et nyt problem..</p>
<p>"Windows XP cannot find any hard drive...." What the fuck.... Af en eller anden grund kunne den nu ikke finde nogen harddisk overhovedet... "Super, hva gør jeg nu?", spurgte jeg mig selv!</p>
<p>"Google er din ven", sagde englen på min højre skulder, hvorefter jeg tændte den stationære og gik på World Wide Web...</p>
<p>Her fandt jeg nedenstående side efter et par døsige timer, som virkelig var ekstraordinær på alle punkter, da den ikke brugte nørdesprog til at forklare det hele, så os dødelige også fatter lidt:</p>
<p><a href="http://www.davidreedonline.com/wordpress/2007/08/03/installing-windows-xp-on-the-dell-inspiron-1420/#comment-1223">http://www.davidreedonline.com/wordpress/2007/08/03/installing-windows-xp-on-the-dell-inspiron-1420/#comment-1223</a></p>
<p>Class act! Her fandt jeg en løsning på harddisk problemet, hvilket jeg ikke vil til at forklare her på siden (Følg linket ovenover)...</p>
<p>Herefter skulle der findes drivere rundt omkring på nettet, hvilket også krævede tålmodighed...</p>
<p>Men jeg fik da XP installeret, og kan nu i retroperspektiv se tilbage på en fuldført mission...</p>
<p>I hvert fald er jeg nu fri for "The Nightmare That Is Vista"....</p>
<p>Das Zimmer direkte fra Windows blandt XP og Vista..</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Etterlyst av Interpol! Hjelp politiet å stoppe mannen!]]></title>
<link>http://magnhilda.wordpress.com/?p=3</link>
<pubDate>Tue, 06 May 2008 10:38:50 +0000</pubDate>
<dc:creator>magnhilda</dc:creator>
<guid>http://magnhilda.wordpress.com/?p=3</guid>
<description><![CDATA[Kan du identifisere denne mannen? I så fall skal du ta kontakt med Interpol eller politiet nær deg]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.interpol.com/Public/ICPO/PressReleases/PR2008/PR200814.asp" target="_blank"><img class="alignleft alignnone size-medium wp-image-4" style="float:left;" src="http://magnhilda.wordpress.com/files/2008/05/01.jpg?w=240" alt="" width="240" height="240" /></a>Kan du identifisere denne mannen? I så fall skal du ta kontakt med Interpol eller politiet nær deg, for dette er en etterlyst overgriper. Bildene av ham ble funnet på en norsk harddisk og nå trenger Interpol hjelp til å identifisere vedkommende. Hvis du tror du vet hvem det er, så ikke nøl med å tipse <a href="http://www.interpol.com/Public/ICPO/PressReleases/PR2008/PR200814.asp" target="_blank">Interpol</a>! Så kan mannen stoppes!</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title><![CDATA[Merakit Komputer]]></title>
<link>http://gokimhock.wordpress.com/?p=55</link>
<pubDate>Tue, 06 May 2008 02:30:16 +0000</pubDate>
<dc:creator>gokimhock</dc:creator>
<guid>http://gokimhock.wordpress.com/?p=55</guid>
<description><![CDATA[Jika anda ingin merakit komputer, siapkan terlebih dahulu peralatan seperti obeng, tang buaya dan ka]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Jika anda ingin merakit komputer, siapkan terlebih dahulu peralatan seperti obeng, tang buaya dan kabel sambung. Kemudian peripheral komputer yang sudah dibeli. Sebelumnya kita cek dahulu periperalnya :</p>
<ol>
<li>Processor (Intel Core 2 1.8Ghz)</li>
<li>Motherboard (Intel D945GCPE)</li>
<li>RAM (DDR II 1 Gb Visipro)</li>
<li>VGA (sudah ada di motherboard =&#62;onboard)</li>
<li>Sound card (sudah ada di motherboard =&#62;onboard)</li>
<li>Casing + Power Supply</li>
<li>DVDROM (Samsung)</li>
<li>Harddisk (Seagate 160 Gb)</li>
<li>Monitor (LCD 15" Dell)</li>
<li>Keyboard Standard</li>
<li>Mouse Optic</li>
<li>Kipas tambahan untuk Casing</li>
</ol>
<div>Oke. Sekarang kita rakit. Peripheral yang lain nyusul saja.</div>
]]></content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>
